Berita Terbaru
Tampilkan postingan dengan label Suporter. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Suporter. Tampilkan semua postingan
16.03
Live Chat Dengan Ketua PSSI Djohar Arifin Husen
Written By Unknown on 31 Jan 2012 | 16.03
Label:
Diskusi,
Djohar Arifin,
PSSI,
Suporter,
Timnas Indonesia
13.42
PSSI ke Papua, Disambut Demo Suporter Persipura, Persidafon, dan Persiwa
Written By Unknown on 19 Jan 2012 | 13.42
PSSI memulai kerjanya ke Papua untuk menjaring calon-calon pelatih sepakbola usia muda. Perburuan pelatih tersebut merupakan langkah pertama dari langkah-langkah yang akan dilakukan di 33 provinsi lainnya guna mencetak 1.000 pelatih tahun ini.
Pada hari pertama kunjungan Instruktur Pelatih PSSI, Albert Pentury, ke Papua, Rabu (17/1), sudah diperoleh 30 calon pelatih. Nantinya mereka akan menjalani penyaringan untuk mendapatkan pelatih-pelatih berkualitas untuk kemudian menjadi pelatih usia muda (grass-root).
Pada hari pertama kunjungan Instruktur Pelatih PSSI, Albert Pentury, ke Papua, Rabu (17/1), sudah diperoleh 30 calon pelatih. Nantinya mereka akan menjalani penyaringan untuk mendapatkan pelatih-pelatih berkualitas untuk kemudian menjadi pelatih usia muda (grass-root).
Label:
Klub,
Persipuramania,
PSSI,
Suporter,
Timnas Indonesia
14.55
Follow Twitter kami @TimnaSSuporter & Facebook Pendukung Timnas Indonesia
Tritura Versi Persipuramania
Written By Unknown on 8 Des 2011 | 14.55
Pendukung fanatik Persipura Jayapura atau yang disebut Persipura Mania berunjuk rasa di kantor PSSI, Kamis (8/12/2011) untuk memprotes keputusan pencoretan tiim "Mutiara Hitam" itu dari Liga Champions Asia (LCA) 2012. Puluhan Persipura Mania yang tergabung dalan nama Aliansi Rakyat Papua se-Jawa dan Bali merasa keputusan itu telah melukai hati masyarakat Papua.
PSSI sendiri dinilai turut berperan dalam keputusan pembatalan hak Persipura sebagai klub yang mewakili bangsa dan negara Indonesia untuk berlaga di Liga Champions Asia. Para suporter menuangkan aspirasinya dalam Tiga Tuntutan Persipura (Tritura) yang diserukan pula dalam orasi.
Pertama, mereka mendesak kepada Djohar Arifin Husin, Bernhard Limbong, Sihar Sitorus, Saleh Mukadar, Usman Fakaubun, dan Widjajanto untuk segera menyatakan permohonan maaf kepada rakyat Papua secara berturut-turut selama lima hari di dua media massa elektronik nasional dan lima media cetak nasional.
Kedua, mendesak kepada Djohar Arifin Husin, Bernhard Limbong, Sihar Sitorus, Saleh Mukadar, Usman Fakaubun, dan Widjajanto, untik segera mengundurkan diri dari PSSI dan seluruh kegiatan persepakbolaan Indonesia dalam waktu 3x24 jam.
Ketiga, menyerukan kepada seluruh anggota PSSI, Pengprov PSSI se-Indonesia, Klub-klub peserta Indonesia Super League (ISL), Divisi Utama, Divisi 1, Divisi 2, dan Divisi 3 untuk bersama-sama menyelamatkan PSSI yang kita cintai dengan menggelar kongres luar biasa PSSI dalam waktu sesingkat-singkatnya. (12paz)
Follow Twitter kami @TimnaSSuporter & Facebook Pendukung Timnas Indonesia
Label:
Suporter
09.13
Pelatih Malaysia: Suporter Kami Harus Penuhi Stadion Seperti Indonesia
Written By Unknown on 22 Nov 2011 | 09.13
07.18
Suporter Indonesia Tak Membuat Malaysia Gentar
Written By Unknown on 15 Nov 2011 | 07.18
Label:
Suporter
09.31
SBY Kecewa, Peter Taylor Puji Penonton
Written By Unknown on 7 Sep 2011 | 09.31
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) kecewa dengan sikap penonton yang menyalakaan petasan dan kembang api, serta botol air mineral ke dalam lapangan pada pertandingan Indonesia melawan Bahrain pada putaran tiga Pra Piala Dunia 2014 zona Asia di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta, Selasa (6/9) malam WIB.
Pertandingan pun sempat dihentikan pada menit ke-75 oleh wasit Lee Min Hu setelah berkonsultasi dengan pengawas pertandingan asal Arab Saudi, Salman Al Namshan. Ketika laga dihentikan, presiden SBY pun memilih tidak melanjutkan menonton pertandingan di sepuluh menit tersisa, dan meninggalkan tribun VVIP.
“Tadi presiden tidak berkenang melanjutkan menonton pertandingan. Presiden kecewa karena bertentangan dengan sportivitas. Yang kita inginkan menjadi tuan rumah yang baik, penonton yang baik, dan harus menjaga sportivitas,” ujar juru bicara kepresidenan Julian Aldrin Pasha.
Respon berbeda justru ditunjukkan pelatih Bahrain Peter Taylor. Dirinya menilai dari lain sisi mengenai sikap penonton di Stadion Utama. Menurutnya, keputusan menghentikan pertandingan merupakan wewenang wasit.
“Itu keputusan wasit, dan kami tak bisa berbuat apa-apa. Tapi saya justru melihat antusias tinggi dari penonton di Indonesia dalam memberikan dukungan kepada timnya. Itu sungguh luar biasa,” kata Taylor mengenai insiden tersebut.
Label:
Suporter

















