Berita Terbaru
Tampilkan postingan dengan label La Nyalla Mattalitti. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label La Nyalla Mattalitti. Tampilkan semua postingan
10.26
La Nyalla Tuntut PSSI Pecat Bernhard Limbong
Written By Unknown on 17 Jun 2012 | 10.26
Disepakatinya Memorandum of Understanding (MoU) antara PSSI, KPSI, dan PT Liga Indonesia selaku pengelola Indonesia Super League (ISL) ternyata tidak menjamin proses rekonsiliasi sepakbola Indonesia akan berjalan mulus. La Nyalla Mattalitti, petinggi KPSI, baru akan mematuhi MoU tersebut apabila PSSI memecat Bernhard Limbong.
KPSI menilai bahwa Bernhard L...imbong telah melanggar statuta karena merangkap jabatan, yaitu sebagai Ketua Komisi Disiplin PSSI dan Koordinator Timnas Indonesia yang mulai dijabat Bernhard Limbong setelah Badan Tim Nasional (BTN) pimpinan Iman Arif dibubarkan oleh PSSI rezim Djohar Arifin Husin.
11.48
Rekonsiliasi PSSI Harapan Timnas Lebih Baik
Written By Unknown on 13 Jun 2012 | 11.48
Rekonsiliasi PSSI yang dilakukan Kubu La Nyalla dan djohar arifin di Malaysia 7 Juni lalu, akan menjadi angin segar bagi Timnas Indonesia. Pasca penandatangan MoU perdamaian tersebut, timnas Indonesia tak hanya akan diperkuat dari pemain-pemain asal klub Indonesia Premier League (IPL).
Menurut Ketua Umum PSSI hasil KLB Ancol, La Nyalla Mattalitti, pihaknya akan mendukung sepenuhnya apabila pemain dari kompetisi Indonesia Super League (ISL) dipanggil untuk memperkuat Merah Putih. Pihaknya sudah tak melarang lagi dengan alasan pembentukan timnas tidak ditentukan oleh PSSI Djohar Arifin, namun ditentukan oleh Komite Gabungan (Joint Committe/JC).
15.13
La Nyalla Izinkan Pemain ISL Bergabung Ke Timnas
Written By Unknown on 12 Jun 2012 | 15.13
La Nyalla Mattalitti akhirnya akan mengizinkan para pemain yang berlaga di Indonesia Super League (ISL) untuk memperkuat Timnas Indonesia bentukan PSSI. Bahkan, sosok yang terpilih sebagai Ketua Umum PSSI tandingan hasil KLB versi KPSI ini berjanji akan membujuk kepada klub-klub ISL agar memperbolehkan para pemainnya bergabung dengan timnas.
”Saya sendiri akan memberi izin, karena nantinya hal tersebut akan diputus di Joint Committee (Komite Gabungan,” tandas La Nyalla Mattalitti, di Jakarta, Senin (10/6/2012).
Meskipun demikian, La Nyalla Mattalitti juga menghormati kepentingan klub yang masih harus berjibaku di kompetisi ISL. Tentu saja klub-klub tersebut membutuhkan para pemainnya untuk mengarungi sisa kompetisi ISL musim ini.
Selain itu, La Nyalla Mattalitti juga akan menanyakan terlebih dulu kepada PSSI mengenai kebutuhan pemain untuk Timnas Indonesia, termasuk agenda penting yang akan dilakoni timnas. Ajang resmi terdekat timnas adalah tampil di AFF Cup 2012 pada November 2012 mendatang.
La Nyalla Mattalitti pun berjanji akan mengupayakan agar masalah yang melibatkan pihaknya dengan PSSI pimpinan Djohar Arifin Husin akan segera berakhir sebelum Timnas Indonesia berlaga di ajang resmi sehingga kepentingan bangsa dan negara tidak akan terganggu.
“Terlepas dari itu, bulan September saya pastikan ribut-ribut di PSSI sudah selesai. Jadi, semua pemain bisa bela timnas,” janji La Nyalla Mattalitti. (sidomi)
Bagaimana komentar Pendukung Timnas Indonesia?
18.03
Djohar dan La Nyalla Tak Jadi Ketum PSSI
Written By Unknown on 11 Jun 2012 | 18.03
Djohar Arifin Husin, Ketua Umum PSSI, dan La Nyalla Mattaliti, Ketua PSSI versi Komite Penyelamat Sepak Bola Indonesia (KPSI), dinilai tak layak dipilih lagi menjadi Ketua Umum PSSI dalam Kongres Luar Biasa (KLB) akan berlangsung pada 25 September 2012 mendatang. Hal itu diungkap anggota DPR RI Achsanul Qosasi.
17.55
PSSI-KPSI Bertemu di Kantor KONI
Dua kubu PSSI yang sebelumnya berseteru dan telah berdamai di Malaysia, kini bertemu kembali di kantor Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI).
Dua kubu tersebut disambut oleh Ketua Umum KONI Tono Suratman di kantornya, Senin (11/6/2012).
Kubu PSSI pimpinan Djohar Arifin datang lebih dulu diwakili oleh Sekretaris Jenderal Tri Goestoro, Wakil Sekjen Hadiyandra, dan Waseksjen Bidang Luar Negeri Mursyid WK.
09.30
Dualisme PSSI akan Diselesaikan di Kongres
Written By Unknown on 9 Jun 2012 | 09.30
Seluruh permasalahan yang terjadi dalam persepakbolaan nasional, seperti dualisme klub dan kompetisi, akan diselesaikan dalam Kongres PSSI yang akan digelar pada 24 September mendatang.
Hal ini menyusul hasil keputusan tim Task Force FIFA/AFC pada Kamis lalu yang memerintahkan PSSI versi Djohar Arifin dan PSSI hasil Kongres Luar Biasa yang dipimpin La Nyalla Mattalitti untuk menggelar kembali kongres pada bulan September sebagai salah satu diantara lima butir yang harus dilaksanakan.
23.27
Inilah Butir Kesepakatan PSSI dan KPSI
Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) dan Komite Penyelamat Sepak Bola (KPSI) telah menandatangani nota kesepahaman di markas AFC di Malaysia, Kamis (7/6/2012). Nota kesepahaman tersebut merupakan solusi untuk menyelesaikan dualisme kepengurusan dan dualisme kompetisi yang terjadi di sepak bola nasional.
MoU tersebut ditandatangani oleh PSSI, KPSI, dan Indonesia Super League (ISL). Ketua Umum PSSI Djohar Arifin Husin mewakili PSSI menandatangani MoU tersebut. Sementara La Nyalla dan Djoko Driyono mewakili KPSI dan ISL.
23.16
Djohar - La Nyalla Berdamai, Menpora Minta Bentuk Timnas Yang Lebih Kuat
Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Malarangeng meminta PSSI untuk membentuk Timnas yang lebih kuat, pascapenandatangan nota kesepahaman antara dua kubu PSSI yang bertikai.
Sebelumnya, akibat dualisme kompetisi antara Liga Primer Indonesia (IPL) dan Liga Super Indonesia (ISL), sejumlah pemain yang ingin bergabung dengan Timnas terhambat.
21.23
Djohar Yakin PSSI Tidak Terkena Sanksi FIFA
Written By Unknown on 5 Jun 2012 | 21.23
Ketua Umum PSSI Djohar Arifin yakin PSSI tidak akan menerima hukuman dari FIFA akibat kisruh dualisme kepengurusan dan kompetisi di sepak bola Indonesia.
FIFA dan AFC akan mengeluarkan keputusan terkait konflik dan dualisme organisasi serta kompetisi yang terjadi di Indonesia usai tengat waktu yang ditetapkan 15 Juni 2012.
Namun, Djohar mengaku dirinya tidak bersalah atas konflik dan dualisme kompetisi, sehingga dia yakin pihaknya tidak akan dijatuhi sanksi oleh FIFA.
16.03
»
Tanggapan La Nyalla Mattalitti, PSSI Panggil Pemain ISL Masuk Timnas
Written By Unknown on 11 Apr 2012 | 16.03
Keputusan PSSI pimpinan Djohar Arifin Husin yang tiba-tiba akan memanggil pemain Indonesia Super League (ISL) membela Tim Nasional Indonesia dinilai janggal PSSI versi KLB pimpinan La Nyalla Mattalitti. Namun, La Nyalla menegaskan pihaknya tidak akan mengintervensi pemain-pemain ISL.
"Kami tidak akan melarang mereka. Tapi ingat, pemain adalah tanggung jawab klub, karena klub yang membayar pemain. Kami selaku PSSI tidak akan melarang atau intervensi," ujar La Nyalla usai pertemuan dengan Menpora, Rabu 11 April 2012.
La Nyalla menganggap keputusan PSSI yang tiba-tiba akan memanggil pemain ISL untuk membela Timnas cukup janggal. Pasalnya, sebelumnya PSSI pimpinan Djohar Arifin Husin melarang para pemain ISL memperkuat Timnas, dengan alasan ada instruksi FIFA yang melarang pemain breakaway league memperkuat Timnas.
Terlebih keputusan PSSI tersebut keluar setelah ada keputusan AFC untuk mengirim Task Force, yakni tim yang dibentuk AFC untuk membantu mencarikan solusi permasalahan sepakbola di Indonesia.
"Kenapa ketika Task Force turun, mereka (PSSI versi Djohar) berbondong-bondong merayu klub-klub ISL dan sekarang pemain. Ini maksudnya apa? Mau memecah belah?" kata La Nyalla, berang.
Keputusan PSSI ini masih bakal membingungkan pemain. Pasalnya, dualisme klub juga terjadi di Indonesia saat ini. Sebagai contoh ada dua tim Persija, Persija Ferry Paulus yang bermain di ISL dan Persija yang bermain di IPL.
Di skuad Persija ISL terdapat sejumlah pemain Timnas, termasuk Bambang Pamungkas, Ramdani Lestaluhu, Hasim Kipuw dan kiper Andritany.
Follow Twitter kami @TimnaSSuporter & Facebook Pendukung Timnas Indonesia
18.05
Dualisme PSSI, KONI Pusat Janji Netral
Written By Unknown on 22 Mar 2012 | 18.05
Ketua umum KONI Pusat Tono Suratman menyatakan, pihaknya akan bersikap netral dalam menyikapi dualisme kepengurusan PSSI yang saat ini terjadi di induk organisasi sepakbola nasional itu pasca berlangsungnya kongres luar biasa (KLB) pada akhir pekan kemarin.
Menurut Tono, sebagai induk organisasi olahraga di Indonesia pihaknya mengaku tidak akan berat sebelah dan akan bekerja sesuai dengan azas. KONI Pusat akan mendudukan masalah ini secara benar dan adil.
10.37
La Nyalla akan Rebut Kantor PSSI
Ketua umum PSSI-KPSI La Nyalla Mattalitti menegaskan, pihaknya tidak pernah berniat menduduki sekretariat PSSI di kawasan Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta pasca-kongres luar biasa (KLB).
Menurut La Nyalla, pihaknya akan berkantor di PSSI bila hasil KLB pada akhir pekan kemarin diakui FIFA. Saat ini, ia beserta anggota komite eksekutif (Exco) PSSI-KPSI lebih fokus menyusun program kerja.
















