Berita Terbaru
Tampilkan postingan dengan label KPSI (Komite Penyelamat Sepak Bola Indonesia). Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label KPSI (Komite Penyelamat Sepak Bola Indonesia). Tampilkan semua postingan
10.48
PSSI Umumkan Wakil di Komite Bersama, Senin Besok
Written By Unknown on 17 Jun 2012 | 10.48
Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) akan segera mengumumkan nama-nama wakil pihaknya yang akan duduk dalam Komite Bersama (Join Committee), Senin (18/6/2012). Ketua Umum PSSI, Djohar Arifin Husin, mengaku pihaknya saat ini telah memutuskan empat nama yang akan menjadi perwakilannya di komite tersebut.
10.26
La Nyalla Tuntut PSSI Pecat Bernhard Limbong
Disepakatinya Memorandum of Understanding (MoU) antara PSSI, KPSI, dan PT Liga Indonesia selaku pengelola Indonesia Super League (ISL) ternyata tidak menjamin proses rekonsiliasi sepakbola Indonesia akan berjalan mulus. La Nyalla Mattalitti, petinggi KPSI, baru akan mematuhi MoU tersebut apabila PSSI memecat Bernhard Limbong.
KPSI menilai bahwa Bernhard L...imbong telah melanggar statuta karena merangkap jabatan, yaitu sebagai Ketua Komisi Disiplin PSSI dan Koordinator Timnas Indonesia yang mulai dijabat Bernhard Limbong setelah Badan Tim Nasional (BTN) pimpinan Iman Arif dibubarkan oleh PSSI rezim Djohar Arifin Husin.
18.34
PSSI-KPSI Ajukan 4 Nama Untuk Joint Committee
Written By Unknown on 11 Jun 2012 | 18.34
Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI periode 2012/2016 versi Komite Penyelamat Sepak Bola Indonesia (KPSI), Toni Aprilani mengaku telah mengajukan empat nama untuk masuk dalam Joint Committee atau Komite Bersama.
"Ya, kita sudah daftarkan empat nama untuk Joint Committee. Kalau dari pihak yang sana (PSSI Djohar Arifin) saya kurang tahu," ujar Toni saat ditemui INILAH.COM usai menghadiri Diskusi Persib yang digelar Inilah Koran di Hotel Grand Serella, Jalan Riau Kota Bandung, Minggu (10/6/2012).
18.18
Bepe: APPSI Siap Menengahi PSSI-KPSI
Asosiasi Pemain Profesional Indonesia (APPI) siap menjadi penengah menuju tuntasnya persoalan dualisme persepak bolaan Indonesia antara PSSI dan KPSI yang sudah mulai ada titik temu dengan adanya kesepakatan kedua belah pihak di Malaysia beberapa waktu lalu.
Wakil Ketua APPI Bambang Pamungkas di Samarinda, Minggu, mengatakan pihaknya akan memberikan masukan kepada kedua belah pihak baik PSSI maupun KPSI, sehingga persoalan persepak bolaan nasonal cepat dituntaskan.
"Dalam Minggu ini kami akan bertemu ke dua belah pihak untuk berdialog, sekaligus memberikan pernyataan sikap," kata Bambang Pamungkas.
17.55
PSSI-KPSI Bertemu di Kantor KONI
Dua kubu PSSI yang sebelumnya berseteru dan telah berdamai di Malaysia, kini bertemu kembali di kantor Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI).
Dua kubu tersebut disambut oleh Ketua Umum KONI Tono Suratman di kantornya, Senin (11/6/2012).
Kubu PSSI pimpinan Djohar Arifin datang lebih dulu diwakili oleh Sekretaris Jenderal Tri Goestoro, Wakil Sekjen Hadiyandra, dan Waseksjen Bidang Luar Negeri Mursyid WK.
09.24
Kualifikasi AFC U-22, PSSI Minta Aji Panggil Pemain ISL
Written By Unknown on 9 Jun 2012 | 09.24
Berakhirnya kisruh PSSI membuat peluang bagi para pemain ISL untuk membela tim Garuda semakin terbuka. Oleh karena itu, PSSI meminta kepada pelatih Timnas Indonesia U-22, Aji Santoso, memanggil para pemain ISL untuk memperkuat timnas sebelum tampil di Kualifikasi Piala Asia U-22 di Riau awal Juli 2012 nanti.
23.27
Inilah Butir Kesepakatan PSSI dan KPSI
Written By Unknown on 8 Jun 2012 | 23.27
Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) dan Komite Penyelamat Sepak Bola (KPSI) telah menandatangani nota kesepahaman di markas AFC di Malaysia, Kamis (7/6/2012). Nota kesepahaman tersebut merupakan solusi untuk menyelesaikan dualisme kepengurusan dan dualisme kompetisi yang terjadi di sepak bola nasional.
MoU tersebut ditandatangani oleh PSSI, KPSI, dan Indonesia Super League (ISL). Ketua Umum PSSI Djohar Arifin Husin mewakili PSSI menandatangani MoU tersebut. Sementara La Nyalla dan Djoko Driyono mewakili KPSI dan ISL.
21.23
Djohar Yakin PSSI Tidak Terkena Sanksi FIFA
Written By Unknown on 5 Jun 2012 | 21.23
Ketua Umum PSSI Djohar Arifin yakin PSSI tidak akan menerima hukuman dari FIFA akibat kisruh dualisme kepengurusan dan kompetisi di sepak bola Indonesia.
FIFA dan AFC akan mengeluarkan keputusan terkait konflik dan dualisme organisasi serta kompetisi yang terjadi di Indonesia usai tengat waktu yang ditetapkan 15 Juni 2012.
Namun, Djohar mengaku dirinya tidak bersalah atas konflik dan dualisme kompetisi, sehingga dia yakin pihaknya tidak akan dijatuhi sanksi oleh FIFA.
18.05
Dualisme PSSI, KONI Pusat Janji Netral
Written By Unknown on 22 Mar 2012 | 18.05
Ketua umum KONI Pusat Tono Suratman menyatakan, pihaknya akan bersikap netral dalam menyikapi dualisme kepengurusan PSSI yang saat ini terjadi di induk organisasi sepakbola nasional itu pasca berlangsungnya kongres luar biasa (KLB) pada akhir pekan kemarin.
Menurut Tono, sebagai induk organisasi olahraga di Indonesia pihaknya mengaku tidak akan berat sebelah dan akan bekerja sesuai dengan azas. KONI Pusat akan mendudukan masalah ini secara benar dan adil.
17.55
Abdurrahman Assegaff: MPSI Djohar Arifin Tetap Sah Memimpin PSSI
Masyarakat Pencinta Sepak Bola Indonesia (MPSI) menghimbau agar masyarakat tidak perlu pusing menyikapi persoalan yang terjadi di pentas sepak bola tanah air belakangan ini.
Bahkan, MPSI menegaskan jika Djohar Arifin tetap sah memimpin PSSI hingga berakhir masa baktinya pada 2015.
"Yang ribut-ribut itu bukan PSSI, namun pihak di luar PSSI, yakni Komite Penyelamat Sepak Bola Indonesia (KPSI). Sehingga, masyarakat tidak perlu gelisah dan tetap harus menghormati Djohar Arifin Husin," terang pimpinan MPSI, Abdurrahman Assegaff, kepada Bola.net.
13.26
PSSI Gugat Peserta KLB KPSI
PSSI memberikan tindakan tegas dengan menggugat para peserta Kongres Luar Biasa (KLB) Komite Penyelamat Sepak Bola Indonesia (KPSI) yang berlangsung di Hotel Mercure, Jakarta, pekan kemarin. Melalui kuasa hukumnya, Patrick Mbaya PSSI melakukan gugatan ke Court of Arbritration for Sports (CAS) terkait keabsahan peserta KLB.
12.15
Menpora Kritik Langkah KPSI
Menteri Pemuda dan Olahraga, Andi Malarangeng penyelesaian kisruh sepak bola Indonesia seharusnya difokuskan ke dualisme kompetisi. Hal itu disampaikannya sebagai tanggapan terhadap sikap Komite Penyelamat Sepak Bola Indonesia (KPSI) yang memilih Ketua Umum, Wakil Ketua Umum, dan sembilan anggota Exco PSSI sendiri.
10.01
PSSI Serang Balik KPSI di CAS
Persatuan Sepak Bola Indonesia (PSSI) mengambil sikap tegas terhadap para peserta Kongres Luar Biasa versi KPSI di Hotel Mercure, Jakarta, Minggu (18/3/2012). Melalui kuasa hukumnya, Patrick Mbaya, PSSI melayangkan gugatan ke pengadilan arbitrase untuk olahraga atau CAS terkait keabsahan peserta KLB. "Gugatan ini kita layangkan berdasarkan fakta yang dirilis oleh panitia KLB KPSI yang menyebutkan bahwa kegiatan mereka dihadiri oleh 81 voters dan 415 anggota biasa yang bukan pemilik suara," kata anggota Komite Disiplin PSSI, Catur Agus Saptono, melalui situs resmi PSSI.
17.56

PSSI, KPSI dan Prestasi Timnas yang Mati Suri
Written By Unknown on 1 Mar 2012 | 17.56

"Jangan bertanya apa yang negara berikan kepadamu. Tapi bertanyalah apa yang bisa kau berikan untuk negaramu," - John Fitzgerald Kennedy.
Pernyataan Presiden Amerika Serikat ke-35, John F Kennedy itu seakan menjadi renungan tersendiri jika kita melihat kondisi pesepakbolaan nasional. Prestasi bukan lagi harga mati karena egoisme telah merasuki jiwa sejumlah pengurus Persatuan Sepak bola Seluruh Indonesia (PSSI) dan Komite Penyelamat Sepak bola Indonesia (KPSI) demi sebuah kursi.


.png)














